Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2013

HARI GINI NGGAK PUNYA PACAR???

Hari gini nggak punya pacar? Gaul dong-gaul, kuper sih temenannya sama anak rohis doang, gimana mau dapat pacar?. "Apa enaknya punya pacar?" "bikin kita nggak bete, selalu ada di saat kita membutuhkan, dan siap nemenin kita kemanapun." "apa bedanya sama sahabat?" "beda! Pacar orang yang kita sayangi" "sahabat juga orang yang kita sayangi, kita percaya dan teman yang paling deket sama kita" "iya. Tapi beda!" *** Kenapa sih, kita jadi kayak yang nggak keren gitu loh, kalau nggak punya pacar. Pacarkan nggak bisa di jadikan tolak ukur gaul or kuper. Pacaran banyak negatifnya. Pacaran buang waktu, ngabisin duit, membuat kita jadi possessive, bahkan bisa membuat orang berlaku kriminal, naudzubillah. Ingat tidak beberapa waktu lalu berita seorang mahasiswi, yang di bunuh pacarnya, karena meminta pertanggung jawaban soal kehamilannya. Cowok yang menurut banyak orang, seorang yang lembut dan kalem itu, bisa-bisanya mencekik l...

15 KRITERIA (Hussst, sekali-kali berbicara ala wanita dewasa)

29 Januari 2012, tepatnya saat saya birthday ke 15. Ecieeee :* Dia seiman, se Tuhan dengan saya. Dia seorang rohis dan menyukai lagu-lagu nasyid. Tidak pernah meninggalkan sholat 5 waktu (kewajiban dari semua kewajiban), rajin beribadah bahkan melaksanakan dan memahami semua syariat islam. Dia hidup semata-mata untuk Allah dan untuk membesarkan orang-orang dalam kehidupannya. Bukan meminta saya menjadi pacarnya, namun berniat mengenalkan saya kepada orang tuanya sebagai calon istrinya (Ta'aruf) Berani menyatakan perasaannya (tidak main-main) namun bukan dengan bahasa/kata-kata yang vulgar melainkan dengan bahasa yang sederhana yang memiliki makna yang begitu lebih dalam. Sikapnya dingin, dewasa, dapat menjaga kehormatan. Melindungi saya bukan malah menghancurkan saya Jarang sekali menatap mata saya, bahkan tidak pernah menatap lawan jenisnya. (semata-mata tidak ingin terbawa suasana) Tak mau menyentuh saya sedikit pun kecuali terpaksa dan tak mau saya s...

SURAT KECIL UNTUK TUHAN JILID 2

Tuhan Andai aku punya sedikit waktu Untuk mengenalnya, sebelum dia pergi Tuhan Ku ingin belajar banyak darinya Kegigihannya.. Kesabarannya.. Ketegarannya... Semangatnya yang menggelora Jiwanya yang rela dan tulus Hatinya yang menerima apa adanya Segala hidupnya hanya untuk mencintaiMu, lewat semua apa yang dia alami Tuhan ku ingin menjadi sesuatu yang mungkin ada dalam bagian hatinya, perasaannya Tuhan Aku ingin dia menjadi sahabatku Yang selalu memiliki motivasi, Niatnya diberikan padaku Meski dari dunia alam yang berbeda Meski hanya lewat semesta Tuhan Itu sebagian dari permintaan hidupku   Adin

Titik Warna (Not Everything)

Gambar
Kau hanya satu titik warna Dari sejuta titik dalam pelangiku Aku takkan bilang kau segalanya, Karena memang kau bukan segalanya Kau hanya satu dari beribu hal Yang Allah tugaskan Untuk mengukir senyum di wajahku.. Aku takkan pernah menganggap kau dunia Bahkan aku kan menjadi dunia yang menganggap kau hanya satu dari beribu masalah untungnya kau masalah yang indah Yang aku tahu, kini kau menjadi sesuatu Yang kehadirannya selalu ku tunggu Aku tak mengerti diriku, kenapa demikian? Bahkan ku mengira kau sama saja Seperti Yang Allah kirimkan kepikiranku sebelumnya Datang seketika dan mengejutkan Dan aku tak yakin kau keabadian!!! Bukan ku munafik enggan berbicara tentang hubungan Yang aku tahu, ini suatu anugerah dari Allah Dan aku pikir…. Cukup untuk aku rasakan dan nikmati saat ini. Bukan keharusan untuk ku umbar begitu saja Bukan!!! Aku selalu berusaha berpikir ini hanyalah suatu ketertarikan belaka