15 KRITERIA (Hussst, sekali-kali berbicara ala wanita dewasa)
29 Januari 2012, tepatnya saat saya birthday ke 15. Ecieeee :*
Dia seiman, se Tuhan dengan saya. Dia seorang rohis dan menyukai lagu-lagu nasyid.
Tidak pernah meninggalkan sholat 5 waktu (kewajiban dari semua kewajiban), rajin beribadah bahkan melaksanakan dan memahami semua syariat islam.
Dia hidup semata-mata untuk Allah dan untuk membesarkan orang-orang dalam kehidupannya.
Bukan meminta saya menjadi pacarnya, namun berniat mengenalkan saya kepada orang tuanya sebagai calon istrinya (Ta'aruf)
Berani menyatakan perasaannya (tidak main-main) namun bukan dengan bahasa/kata-kata yang vulgar melainkan dengan bahasa yang sederhana yang memiliki makna yang begitu lebih dalam.
Sikapnya dingin, dewasa, dapat menjaga kehormatan. Melindungi saya bukan malah menghancurkan saya
Jarang sekali menatap mata saya, bahkan tidak pernah menatap lawan jenisnya. (semata-mata tidak ingin terbawa suasana)
Tak mau menyentuh saya sedikit pun kecuali terpaksa dan tak mau saya sentuh.
Tidak pernah pacaran sebelumnya. Karena dia menghindari hal-hal seperti itu karena sayang ayah bundanya. (tidak harus sih)
Dia seorang yang baik, imam yang Allah pilihkan untuk saya. Mampu menjadi imam dalam keluarga terutama membawa saya ke surga.
Dengan begitu insyaAllah dia seorang yang pengertian, mengayomi, bijaksana, sholeh, mengasihi saya, menyayangi saya dan tentunya setia.
Dia dari keluarga agamis yang patut di segani.
InsyaAllah keluarga saya dan keluarganya satu prinsip dalam bertindak
Dia seorang lelaki yang pintar (akademis/nonakademis), berwibawa, tampan dan normal segalanya. Layaknya lelaki sempurna.
Sukses dunia dan akhirat.
Wowww, terlalu muluk-muluk nggak sih? Tapi itu cita-cita jadi nggk apa-apa kan? Sekarang saya belajar menjadi seperti itu karena...
Sigma aksi sama dengan sigma reaksi berbanding lurus!!!! Lelaki yang baik untuk perempuan yang baik begitupun sebaliknya :-) :-) :-)