Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Harapan dan Doa

Ia menyebutnya lelaki akhirat. Sedangkan perempuan yang jatuh cinta, dijulukinya perempuan telaga. Harapannya, akan ada kesejatian cinta di antara mereka. Doanya, “Perkenankan mereka, saling mencintai untuk dunia-akhiratnya, Pencipta Kehidupan.” Ini cerita usang, yang diharap akan abadi hingga nanti. Lelaki akhirat adalah seorang yang senantiasa menjaga diri, ia jalankan perintah-Nya dengan ilmu. Dicarinya pengetahuan seluas-luasnya, untuk menyampaikan seluruh kabar kebenaran dengan keberanian. Tak banyak bicara memang, sejatinya. Hanya, nasihatnya tak pernah lapuk termakan usia. Melalui hati ia memberi kebaikan, maka melalui hati pula penerimaan akan mengkristal, tanpa banyak perlawanan. Berbeda dengan perempuan telaga. Ia adalah seorang yang biasa saja, meski lingkungan membuatnya otomatis terjaga. Hanya, semakin dewasa keinginannya adalah memberontak, agar ada kesadaran dalam diri untuk tunduk patuh dengan pemahaman utuh bahwa kehaqiqian adalah kebutuhan. Bukan pewarisan dari doktri...

Selamat Ulang Tahun Beya

Gambar
Selamat Ulang Tahun Beya sayang, mungkin selama ini aku adalah sahabat paling payah dalam hidup kamu Hari ulang tahunmu saja aku kadang lupa Apalagi memberimu sebuah kejutan indah Kado saja tak pernah kau terima Dewasa ini entah kenapa aku tidak terlalu memikirkan perihal peringatan hari kelahiran tidak ada yang lebih istimewa dari rasa syukur kau pernah terlahirkan kedunia Dan Allah masih memberimu kesempatan sampai detik ini Sampai waktu yang telah ditentukan yang manusia tidak akan pernah tahu kapan Tahun ke tahun usia kita menua, apalah yang perlu diperingatkan selain menengok diri sudah baik atau tidak Saat raga sudah tidak lagi menjejak ditempat yang sama Aku bukanlah lagi seorang yang menemanimu untuk mengenal dunia Saat raga sudah tidak lagi menjejak ditempat yang sama Dibanding mereka, aku bukanlah lagi seorang yang paling tahu perihal keadaanmu Namun percayalah, seorang sahabat takkan pernah lupa untuk mendoa Agar sebagaimanapun harimu yang sendu; M...

Harmoni

Dalam salah satu segi, menjaga harmoni memang berarti menghindari konflik. Adalah memberi penjelasan untuk sebuah kebenaran, lebih baik diam jika bicara justru memperkeruh suasana. Lebih baik mengalah jika menang berarti membuat luka. Lebih baik mendahului meminta maaf meski berada dipihak yang benar. Lebih baik memberi meski hak kita menerima. Begitulah, dan seterusnya. Persoalannya adalah bagaimana membuat itu semua tak bertentangan dengan harmoni dan keselarasan hidup sebagai sesama makhluk Allah, sesama muslim, dan sesama peyakin sejati "Demi masa, Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal salih, serta nasehat-menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran." (QS. Al-'Ashr: 1-3) Siapa bilang kesabaran berbatas? Manusia itu sendiri yang menciptakan batasan itu. Ya akhi ya ukhti, semoga senantiasa Allah melapangkan dada kita dan memberikan kita seluas-luasnya ras...